KEDAMAIAN
Muslim dunia ini seiring sudah memudar oleh perbuatan kejinya para kaum
Yahudi. Sekarang ini bangsa Yahudi memiliki daulah di Baitul Maqdis.
Mereka banyak berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka membunuhi kaum
wanita, orang tua, anak-anak yang tidak mampu apa-apa dan tidak dapat
melarikan diri. Mereka membakar tempat isra’ Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa Salam dan merobek-robek kitabullah. Mereka melakukan
kejahatan di mana-mana hingga mencapai puncaknya.
Mereka menyebarkan kenistaan, kemaksiatan, kehinaan, pertumpahan darah,
pelecehan kehormatan kaum muslimin, penyiksaan dan pelanggaran
perjanjian.
Jadi, aksi pengerusakan yang kedua sedang berlangsung sekarang dan telah
mencapai titik klimaks dan telah mencapai puncaknya. Sebab tidak ada
lagi aksi pengerusakan yang lebih keji daripada yang berlangsung
sekarang.
Ibnu Umar r.a meriwayatkan berita gembira lainnya dalam sebuah hadits
yang berbunyi, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: ‘Orang yahudi
akan memerangi kalian, lalu kalian dapat mengalahkan mereka. Kemudian
sebuah batu akan berkata: ‘Hai orang Muslim, ini orang yahudi di
belakangku, bunuhlah dia.”
Dalam hal ini apakah batu dan kayu itu memberi tahu umat islam dengan
menggunakan perkataan sebagai tanda kekuasaan Allah , dan bagi Allah
mentakdirkan hal semacam itu tidaklah sukar ataukah dengan isyarat?
Bagaimanapun juga, maksud hadits tersebut segala sesuatu akan
menunjukkan dan memberi tahu di mana orang-orang Yahudi berada.
Maksud hadits tersebut tetap bahwa kemenangan akan berpihak kepada umat
islam untuk melawan orang-orang Yahudi yang menjadi musuh kaum Muslim.
Dalam sebuah perkataan Hadits pun dijelaskan bahwa akan datang masa
sebelum datangnya hari kiamat bahwa kaum muslimin dan bangsa Yahudi akan
mengalami peperangan besar dan ini adalah suatu hal yang pasti akan
terjadi.
Bangsa Yahudi akan dibantai oleh kaum muslimin, dan hal ini terjadinya
di bumi Palestina, dan saat itu seluruh pepohonan dan bebatuan yang
dijadikan tempat persembunyian bangsa Yahudi akan berseru memanggil kaum
muslimin untuk membunuh mereka, kecuali pohon Ghorqod.
Hal ini menunjukkan bahwa kemenangan berada di tangan Islam dan kehinaan
akan meliputi bangsa Yahudi yang terlaknat dan terkutuk.
Namun negeri ini kini terampas dan terjajah, dirampas dan dijajah oleh
bangsa terburuk di muka bumi ini. Namun penjajahan mereka atas bumi
Palestina dan Syam adalah penggalian kuburan bagi mereka sendiri. Karena
Nabi yang mulia telah memilih negeri ini sebagai bangkitnya
ath-Tha`ifah al-Manshurah (golongan yang mendapat pertolongan) yang akan
membinasakan bangsa Yahudi dan membebaskan negeri Syam dari kekuasaan
mereka serta menegakkan Islam sebagai agama yang haq.
Ini menumbangkan mitos yang mengatakan bahwa yahudi adalah bangsa yang
terkalahkan. Justru mereka kini telah kembali ke posisi asal mereka yang
telah ditetapkan Allah dalam firman-Nya: “Mereka ditimpa kehinaan
dimanapun mereka berada”, dan bahwa pengecualian yang diberikan kepada
mereka, yaitu “Kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah
dan tali (perjanjian) dengan manusia” (Ali Imran: 112), telah
dihapuskan, sebagai balasan bagi kerusakan dan kesombongan yang mereka
lakukan di muka bumi ini.

0 komentar:
Posting Komentar